Sabtu kemarin ada pertemuan pra-arisan (he he he arisan aja ada gladi resiknya). Kebetulan sang empunya rumah baru saja melahirkan putra pertamanya. Berhubung selama ini belum sempat ber hai-hai dengan para tetangga yang ada di lain blok (dengan alasan klasik "sibuk") maka saya mencanangkan tekad untuk join dengan arisan ibu2 RT yang baru akan dimulai per awal Januari 2009. Kenapa sebelumnya saya nggak join arisan pada momen setelah pindahan rumah setahun lalu ? Persoalannya adalah karena saya sudah terikat kontrak (ceileh kayak artis aja) dengan 2 arisan keluarga besar dari pihak suami dan dilingkungan RT eks tempat tinggal saya sebelumnya. Kebayang dong kalau harus ikutan arisan satu lagi wah saya benar2 belum punya waktu yang cukup dan menyitir pepatah orang2 dari negeri Pangeran Charles "Time is Money" berarti kalau belum punya waktu yang cukup itu sama dengan belum punya uang yang cukup untuk dianggarkan pada pos arisan satu lagi hi hi hi.

Setelah masa kontrak dengan arisan eks RT saya dulu usai, barulah saya bisa bernafas lega dan mulai ancang2 untuk bisa join ke "new arisan society".
Maka bergabunglah saya dengan my new community dan sebagai salam perkenalan saya bawakan browkus andalan saya. Mudah2an yang nerima berkenan ya karena proses pembuatan kue ini sangat mepet, lihat aja masih ada uap panas yang muncul di packagingnya.
(Last Saturday I visitted one of my new neighbour since she has just got a new baby and there was a gathering for women among our neighbourhood. Actually I love joined with the women's activities but since I was so busy during my first year in my new home so I cancelled it and when I have a little free from my daily routine, I decided to enter my new community and take a part in it. For introduction I brought my special steamed brownie that took very short time for being made. Hopely my new neighbour will be pleased with my gift and could order from me someday, hopefully)


Kalau lagi arisan atau ngumpul2 bareng teman atau kerabat pasti yang namanya makanan nggak boleh absen donk. Kebayang nggak sih kalau kita ngumpul2 cuma ngobrol2 doank dan nggak ngemil sama sekali ? Pasti bete banget ya.

Buat arisan atau kumpul2 enaknya makan kue yang mungil2 dan rasanya ringan (biar bisa ngembat makanan yang lainnya hi hi hi), cup cakes dan mini fruit pie pasti nggak ada yang bakalan nolak deh.





(Cakes are being so important while we are having any occasion let's say when we spent our time among friends or relatives. Cup Cakes and small fruit pie will be a good idea that nobody will refuse since they are so sweet, soft and light. You may try these cakes for your party or special occasions)



Waktu saya SMP dulu (kira2 tahun 1988-an deh) saya punya acara TV favorit yaitu film seri "MacGyver". Saya suka banget dengan jalan ceritanya yang beda dari jenis2 jagoan yang ada yang biasanya memakai otot sebagai kekuatan utama. Si jagoan satu ini justru punya senjata lain yang ternyata jauh jauh lebih berbahaya dari senapan ataupun senjata lainnya. Dia bahkan benci banget memakai pistol untuk menundukkan lawan2nya. Senjata andalan dari sang jagoan ini adalah "OTAK".

Dulu sih saya menikmati filmnya hanya sebatas saya suka jalan ceritanya, suka dengan innocent facenya Richard Dean Anderson sang pemeran MacGyver dan juga suka dengan science yang diselipkan dialur ceritanya. Dulu banget saya punya cita2 jadi ilmuan (saya dulu pengen jadi ahli fisika nuklir, pengen nyaingin Marie Curie ceritanya he he he). Dengan film MacGyver ini saya jadi makin terinspirasi buat menekuni science seutuhnya.

Menginjak SMA saya punya sahabat pena dari Jerman, Julia Schaefer. Sampai saat inipun kami masih bersahabat. Kami berkorespondensi sejak zamannya ngirim surat lewat kantor pos sampai menginjak era email. Kami dulu mengikrarkan cita2 kami berdua, saya ingin jadi scientist dan dia ingin jadi guru.

Tapi ternyata jalan hidup saya bukanlah menjadi seorang scientist. Saat ini Julia adalah seorang guru di salah satu bagian negara Jerman; Bochum. Dia bisa menggapai impiannya dan bisa hidup bahagia dengan menjadi seorang guru seperti yang selalu dicita2kannya. Sementara saya ???

Back to MacGyver, okelah dulu saya tetap berfikir science itu indah dan menggoda. Dari Fisika Nuklir saya malah beralih ke Agronomi. Menurut saya waktu itu saya kan masih bisa jadi scientist tapi dalam koridor ilmu biologi. Ga pa pa lah...Tapi ternyata saya kok malah sukanya nulis puisi, ngarang cerpen dan novel sepanjang kuliah saya di IPB. Kemana hasrat menjadi scientist ?? Wah saya sampai nggak tahu kemana hilangnya cita2 menjadi scientist saya. Saya malah berubah haluan menjadi penulis amatiran yang karya2nya dibaca sesama mahasiswa sejurusan baik dibuletin kampus maupun pas boring selama jam2 perkuliahan. Saya malah sempat punya client loyal, he he he biasalah beberapa teman yang biasanya curhat ke saya dan hasil curhatannya saya ubah jadi berbagai puisi cinta. Wuih, mereka suka banget karena merasa saya bisa mengerti yang mereka rasakan karena bisa merangkai kepahitan ataupun kegilaan mereka akan cinta pada saat itu dan menuangkannya dalam bentuk puisi. Kalau saya komersilkan mungkin saya udah kaya kali ya karena hasil puisi2 saya buanyak bangets deh waktu itu.

Belajar dari MacGyver ternyata science itu nggak sesempit yang saya fikir sebelumnya kok. Scientist juga bukan berarti orang yang kemana-mana pakai jas lab dan nenteng2 mikroskop serta seharian nongkrong di lab. Makna scientist bagi saya kemudian berarti "orang yang berusaha menjadi pakar dalam salah satu disiplin ilmu tertentu dan sepanjang hidupnya selalu berjuang untuk mencari/menemukan yang belum ada, menyempurnakan yang sudah ada dan memanfaatkan apa yang ada pada dirinya untuk orang lain". Nggak apa2 saya nggak jadi scientist betulan asal saya teteup haus akan ilmu dan mau mengamalkan ilmu tsb sehingga bermanfaat buat orang lain. Dan saya mulai menjadi seperti MacGyver. Mulai memperhatikan apa aja yang ada di sekitar saya, memaksimalkan potensi yang ada di diri saya dan memanfaatkan apa aja yang ada disekitar saya untuk mendukung diri saya dalam mengatasi setiap hambatan yang ada. Merujuk idealisme dalam TDA bahwa kita nggak harus jadi hebat untuk memulai tapi harus memulai untuk jadi hebat, maka saya merasa harus memulai sesuatu dalam hidup saya.

Langkah awal saya, menseriusi bisnis kue kecil2an saya. Ini sebenarnya hanya sekedar hobi. Awalnya seneng aja membuat kejutan2 untuk keluarga dengan memanjakan lidah mereka. Tapi suami saya bilang, "Ma kamu kayaknya berbakat deh, mending diseriusin aja biar bisa jadi bisnis sampingan". Bakat ?? Wuih saya nggak merasa punya bakat di dunia tata boga walau sejak dulu senang masak karena saya menganggap bakat saya adalah jadi penulis seperti Sidney Sheldon atau Andrea Hirata (pede.com deh). Tapi setelah saya jalani kok enak juga ya, malah dunia perbakingan sekarang udah bikin saya addicted loh. Seminggu aja nggak bikin kue kayaknya tangan saya guatel pengen meluk oven hi hi hi.
Selain itu saya juga sedang asyik menggeluti dunia furniture alias mebel. Selama ini sih masih untuk orientasi ekspor tapi belakangan saya mulai melirik pangsa pasar lokal juga karena ternyata banyak yang mencari supplier untuk synthetic rattan dan banyak yang beranggapan itu produk import padahal asli buatan Indonesia boo. Bangga juga ketika melihat hasil karya anak bangsa ternyata begitu dicintai oleh orang luar.

Jadi jangan heran kalau cita2 saya kembali mengalami deviasi. Dari scientist jadi tukang masak dan tukang jualan mebel kedengerannya nggak nyambung tapi not bad at all kok. Karena ternyata memasak dan menjual produk mebel juga mengalami proses yang sama dengan saat saya melakukan penelitian di laboratorium yaitu proses "trial and error". Saya juga harus mencari banyak literatur dan study kasus untuk membuat produk saya punya nilai lebih. Jadi saya teteup jadi scientist juga kan ? (menghibur diri mode on).

Terus terang saya kembali belajar dari MacGyver bahwa kekuatan terbaik didunia ini bukan segala sesuatu diluar kita tapi justru ada di dalam diri kita, didalam otak kita. Dan manis banget loh pas tahu ternyata kita punya sesuatu yang tersembunyi yang ketika keluar ternyata 'dasyat'. Ga nyangka sebelumnya kalau kita bisa melakukan sesuatu yang tadinya kita pikir nggak banget deh.

Dan ternyata hasil karya saya bisa bikin nggak cuma saya aja tapi juga seluruh keluarga saya bangga. Thanks to MacGyver yang udah menginspirasi saya untuk percaya pada diri sendiri dan hasilnya MANIS banget lho semanis coklat centil saya.
(When I was in Junior High School, I had the most favorite serial TV, MacGyver. I loved the story that told us how to solve problems with brain instead of using muscles. MacGyver was so different with other heroes that we have ever known before.

Beside the story, I like science information that he taught us like physics, chemistry and biology. Actually at the past I wanna be a scientist. I have a penpal from Germany that has been being my pen pal for more than 15 years. She wanted to be a teacher and I want to be a scientist.

After years she is finnaly become a teacher but what about me ?? Yeach although tried hard to become a scientist but after all I couldn’t reach it. Even then I spent mostly of my time at the university for writings (writing poems, short story or novels). I thought then I should be being a writer instead of being a scientist.

From MacGyver I learnt much how to optimize my potential ability that might be buried during years. I learnt how to have large sights, how to using our potential ability, how to use our brain to solve our problems and how to believe in myself. He taught me that the biggest power was inside myself instead of the outside.

I know we don’t have to be great to start but have to start for being great. That’s why I decide to start to pay more attention in my business (culinary and furniture). I never thought that I have ability in baking if I never tried to make cake for my wedding anniversary on last August. I was so surprised with it after all. Yeach, baking and selling furniture are the things that have to follow the process named ‘trial and error’. I have to collected literature and have to fight in ups and downs to get the perfect results that I was hoping for. So I'm a scientist, aren't I ?

At this time I have so many things that I can sell to others, one of them is chocolate as pic. I will never made such a kind of food from my own hands if I never learnt to search my buried ability and believe in myself that I could make it.

After all that I’ve done I finally could feel the sweetest moment in my life, being ‘someone’ that always believe in myself. It’s really really nice and sweet as sweet as the chocolate of mine)

Tier

10.12.08 | 0 Comments



Ada yang butuh tier ???

Saat ini YamiYummy juga menyediakan tier. Ukuran dan berapa tingkat serta bentuk tier (bulat atau persegi) bisa disesuaikan dengan permintaan customer. Untuk launching perdana silahkan intip contoh tier 4 susun ini. Harga Perkenalan Rp 160.000,- (tanpa bunga dan renda). Kalau plus bunga dan renda jadinya Rp 190.000,-.
Deskripsi :
1. Material : Tiang utama dari paralon, alas tiap tingkatan menggunakan triplek dan tepian menggunakan kayu untuk melekatkan renda, untuk kaki tier menggunakan kayu. Seluruh permukaan dilapisi dengan kertas perak
2. Tinggi tier : 80 cm
3. Diameter tiap tingkat :
- Tingkat I : diameter 40 cm
- Tingkat II : diameter 35 cm
- Tingkat III : diameter 30 cm
- Tingkat IV : diameter 20 cm

Note : Desain, material dan ukuran tier dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.
Tier dengan material lain (kaca) sedang dalam tahap pengerjaan dan akan diposting segera.

Kalau mau pesan bisa kontak : yamis06@yahoo.com untuk detail pemesanan. Estimasi waktu produksi kurang lebih 1 minggu dari pembayaran.

(Is there anyone who needs Tier ? Now YamiYummy is providing Tier for party occassion. It could be used for cup cakes and other foods. The tier is made by order and we accept your own design as well. For the first launching we offer the special price for Tier as pics above about IDR 160,000.00 (without accessories) and IDR 190,000.00 (with accessories as pic).

If you are interesting please kindly contact me at : yamis06@yahoo.com for detail of purchasing. The estimation time for production is about 1 week from the date of payment)

Nah ini lanjutan dari postingan saya sebelumnya ttg buku2 favorit saya. Ada 3 lagi penulis yang saya sukai banget karena karya2 mereka banyak memberi wawasan baru, ilmu dan pengalaman inspiratif yang bisa membuat kita jadi lebih semangat, berani bermimpi dan lepas dari 'comfort zone'.

Penulis Indonesia yang saya sukai saat ini ada 2 yaitu Andrea Hirata (iyalah hari gini gitu loh siapa sih yang ga suka sama karya2nya ?) dan Habiburahman El Shirazy (kalau yang ini benar2 dasyat).

Terlepas dari pro kontra soal kemisteriusan apakah Laskar Pelangi sebuah fiksi atau realita, saya sangat impressed dengan cara Andrea mengajak kita untuk 'berani bermimpi'. Allah itu Maha Pemberi jadi kita jangan setengah2 meminta karunianya asalkan kitanya konsisten berusaha dan meningkatkan amal ibadah maka nothing is impossible deh.
Dari 3 buku yang sudah saya beli dan saya baca dari Tetralogi Laskar Pelangi tsb saya sangat terinspirasi untuk menata hidup saya dengan lebih baik dan bersemangat. Saya jadi spechless nih karena nggak tahu lagi mesti ngomentarin apa lagi ya buat buku2 yang sangat fenomenal ini. Eh tapi ada salah satu buku tsb yaitu 'Sang Pemimpi' yang menceritakan ttg salah seorang sahabat Ikal yaitu Jimbron ternyata mengidap penyakit 'obsesif compulsif' yaitu sangat tergila-gila dengan kuda. He he he kalau baca cerita ttg Jimbron saya jadi ingat anak saya yang juga punya gelagat berpenyakit yang sama 'obsessif compulsif' tapi dia sangat terobsesi dengan lampu (baca http://yamiyummy.blogspot.com/2008/11/hobi-yang-aneh.html). Kira2 penyakit tsb berbahaya nggak ya ??? Please advise dong.....
Terus saya mau membahas ttg Kang Abik alias Habiburahman El Shirazy. Wuih jangan tanya deh gimana kepincutnya saya dengan "Ayat2 Cinta", "Pudarnya Pesona Cleopatra" dan "Ketika Cinta Bertasbih" (baru segitu yang saya baca hi hi hi). Setiap baca karya2nya Kang Abik saya pasti meneteskan air mata karena sedih, malu dan minder dengan amal ibadah saya yang kayaknya jauuuuuuh banget deh dari apa yang dicontohkan Kang Abik lewat tokoh2 dalam novelnya. Tapi saya sangat sangat kecewa ketika "Ayat-ayat Cinta" difilmkan. Banyak banget hal2 yang penting dan prinsipil banget yang dihilangkan atau diganti dengan hal2 yang konyol kalau menurut saya. Contohnya : Teman2 satu sel Fahri di novel adalah orang2 alim dengan tingkat pendidikan yang tinggi lho kok difilm malah diganti sama orang gila ???? How come ???? Udah gitu di novel tokoh Aisha itu sangat berbakti sama suami dan sangat santun eh di film kok berani melawan suami ???? Yang paling parah adalah cerita ttg poligami yang di film diceritakan dengan unsur komedi tapi teteup nggak sejalan dengan novel yang sama sekali nggak menceritakan ttg kehidupan poligami Fahri karena Maria langsung koma lagi setelah bersaksi dipersidangan. Jadi saya kecewa berattttts ! Masih banyak lho yang melenceng tapi nanti terlalu panjang kalau dibahas disini. Saya harap sih film Ketika Cinta Bertasbih bisa lebih baik dari A2C.
Ketika Laskar Pelangi mau difilmkan saya sempat berprasangka jangan2 nasibnya sama aja dengan A2C. Tapi syukurlah ternyata setelah saya tonton wah ternyata tidak mengecewakan kok. Malah saya menunggu Miles membuat 'Sang Pemimpi' karena saya pengen tahu bagaimana kekonyolan Ikal dkk waktu nonton bioskop "Cawat Merah" divisualisasikan oleh Miles. He he he jadi penasaran dehhh !!!!
Nah penulis terakhir yang mau saya bicarakan yaitu Sir Arthur Conan Doyle. Pastinya tokoh rekaan beliau "Sherlock Holmes" adalah tokoh detektif tiada duanya sampai saat ini (melebihi detektif Conan pastinya). Ini koleksi novel Sherlock Holmes yang saya punya. Novel detektif lain yang saya punya Agatha Christie dan Trio Detektif tapi nggak usah dibahas ya, udah kepanjangan soalnya...

(Ok now I want to tell you other authors that I love so much. First is Andrea Hirata who was wrote 3 novels from The "Laskar Pelangi Tetralogy" . I have read his 3 novels and I fell in love with his ability to burn my spirit, to fight for my life and my dream. Dare to dream, that's the idiom that he taught me. I think many people felt the same way with me. I think we have to have a braveness to fight during our life in this world coz we know our sacrifices are worthed.

Next author is Habiburahman El Shirazy who wrote "Ayat-ayat Cinta/Love Verses", "Pudarnya Cinta Cleopatra" and "Ketika Cinta Bertasbih". Wow I'm so spechless to give my comments for these amazing novels. Especially for "Ayat2 Cinta". I'm so upset when I saw the movie since there were so many things which were so different with the novel. There were several things that so important but had omitted. The good and religious story changed into commercial thing, I guess. I hope next movie "Ketika Cinta Bertasbih" will be better.

Last but definitely not least is Sir Arthur Conan Doyle who was created The Unforgetable Sherlock Holmes. I have no words to say about this incredible man. He was so smart, brave and so misterious. Anyway he was still the #1 detective in this world until now. I don't know whether Sherlock Holmes is a fiction or real but for me he was so real and I think he is still alive in my imagination).



Wah nggak terasa Idul Adha sudah datang lagi. Alhamdulillah setelah beberapa tahun nggak bisa sholat ied berhubung sang anak, Farizi, selalu bangun kesiangan, akhirnya tahun ini bisa kembali menunaikan sholat ied berjamaah di mesjid dekat rumah. Alhamdulillah juga karena kami sekeluarga masih diberikan rezeki oleh Allah berupa kesehatan, iman, islam & kebahagiaan karena masih dapat berkumpul dengan seluruh anggota keluarga dan terutama dapat sedikit berbagi dengan yang kurang mampu melalui qurban.

Lebaran kali ini seperti biasa kami kumpul di markas besar alias rumah mertua indah. Walaupun hidangannya sederhana tapi Alhamdulillah kami masih bisa makan enak dan dikelilingi oleh orang2 yang kami sayangi dan juga menyayangi kami. Itu merupakan karunia Allah yang sangat kami syukuri. Mungkin diluar sana banyak yang tak seberuntung kami.

Menu yang saya buat biasanya hanya penggembira yaitu berupa kue2 karena menu utama sudah di handle oleh mertua. Kali ini saya membuat tiramisu kukus yang dicover chocolate ganache (susah banget bikin lapisan atasnya halus, maklum masih amatiran gitu). Tapi soal rasa mantap deh (narsis.com).

Menu lain yaitu puding coklat dan makaroni panggang yang dipotong kecil2 biar gampang nyomotnya. Alhamdulillah laris diserbu......




(Happy Idul Adha 1429 H. Thanks God for giving us your bless. After years, finnally I could pray Idul Adha again. Fortunately this year Farizi can woke up early and went pray to the mosque with me and my husband, Andri. He was so sleepy but curious to know how to pray and to see people cut the goats and cows.
We are thank God since He has given us so many happiness, healthiness, wealth etc so that we can live happily together among our family.

Our tradition in every Idul Fitri or Idul Adha is to visit my father and mother in law. There we were eating together, chatting, laughing and having fun together. We knew exactly there are so many people that were not as lucky as we were. Thanks God, so many thanks for your bless.

I made steamed Tiramisu which covered by chocolate ganache. I couldn't make the cover as perfect as I want but I think it's not bad for amateur chef like me. I also made chocolate pudding and Macaroni Schotel. Everybody liked them and I was so happy since there were nothing left.

Once again, Happy Idul Adha 1429 H. I hope we can meet it again next year, Amien)

Orders

9.12.08 | 0 Comments

Week end kemarin adalah hari2 yang sangat melelahkan buat saya karena banyak orderan dan juga harus membuat kue2 untuk hari Idul Adha. Walaupun capek tapi ketika lihat hasil kue yang cantik2 dan ternyata bisa memuaskan pelanggan semua rasa capek langsung terbayar, apalagi pas nerima uangnya he he he.

Salah satu order datang dari Mba Loga yang repeat order brownies kukus buat dia dan teman2 kantornya (Global Freight Consolidatama). Kali ini saya tidak mendelivery ke Kebon Jeruk berhubung jauh banget. Akhirnya sang browkus dititipkan ke atasannya yang kebetulan bertempat tinggal di dekat Bekasi Square.

Proses delivery ke meeting point (Bekasi Square) dilaksanakan hari Jum'at pagi2 banget karena 'sang kurir dadakan' harus berangkat pagi2. Dari rumah kami berangkat jam 5.15 WIB. Lantaran takut telat suami yang berbaik hati mengantar langsung ngebut sepanjang perjalanan. Wuih serasa Valentino Rossi kalee.

Sebagai upeti sang kurir dihadiahkan sebuah browkus supaya titipan bisa selamat sampai ke tangan Mba Loga. Dan akhirnya memang bisa selamat sentosa sampai ditangan pemesan. Dan mudah2an sang upeti bisa memancing order berikutnya, he he he.
Order berikutnya datang dari teman kakak ipar berupa sebuah Black forest untuk perayaan ultah perkawinan yang berbarengan dengan ultah salah seorang anaknya. Mudah2an kuenya berkenan dan ditunggu repeat ordernya. Amiin.

(Last weekend was a busy weekend for me. Not only have to finish all orders but also have to prepare the foods for Idul Adha Holiday.

One of order came from Loga who was repeat ordered the Steamed Brownies for her and for her colleagues. This time I didn't have to deliver them to Kebon Jeruk but only delivered them to the meeting point at Bekasi Square. Loga's boss agreed to be 'messenger wannabe'. I gave him 1 steamed brownie just for gift. I hope he liked my gift and send me an order someday. Hopely.

Another order came from a friend of my sister in law. She ordered 1 black forest cake. She wanted to celebrate her wedding anniversary and also the birthday of one of her children. I hope she liked my cake and will send me repeat order. Amien)